Rabu, 18 November 2015

KEPUASAN KONSUMEN MAKSIMAL


Keseimbangan Pasar

Keseimbangan pasar terjadi “Jika tidak ada lagi perubahan harga”

Defisit è Jika jumlah barang yang diminta lebih sedikit daripada jumlah barang yang ditawarkan

Surplus è Terjadi jika jumlah barang yang ditawarkan lebih besar daripada jumlah barang yang dminta 


P  = a – Pq (Permintaan)
P  = C + Dq (Penawaran)

KESEIMBANGAN KONSUMEN
Mencari Kepuasan Maksimal Konsumen (Mengalokasi Pendapatan dengan Kendala Harga)
  1. Pendekatan Kardinal (Diukur secara matematis)
  2. Pendekatan Ordinal (Kepuasan tidak dapat dihitung secara Matematis)

KARDINAL
Seluruh pendapatan habis digunakan

MUA             MUB
--------    =     ---------
PA                 PB

MRSBA  =     PA
                     ----
                     PB

Seluruh digunakan
Y            =   PA . QA + PB . QB
Income  =   Harga Barang A  dikali Kuantitas Barang A + Harga Barang B  dikali Kuantitas Barang B

Produk A
Produk B
Quantity
MU
Quantity
MU
1
50
1
40
2
45
2
36
3
40
3
32
4
35
4
28
5
30
5
24
6
25
6
20
7
20
7
16
8
15
8
12
9
10
9
8
10
5
10
4

Misalkan pendapatan Rp 13, bagaimana memaksimumkan kepuasan dengan membeli barang A dan B yang harganya masing-masing Rp 1.

Dengan asumsi so Konsumen akan menghabiskan seluruh pendapatannya sebesar Rp 13,- maka:

Income Periode Tertentu (Rp 13,-)
Barang yang dibeli (A & B)
MU
Rupiah 1
A
50
Rupiah 2
A
45
Rupiah 3
B
40
Rupiah 4
A
40
Rupiah 5
B
36
Rupiah 6
A
35
Rupiah 7
B
32
Rupiah 8
A
30
Rupiah 9
B
28
Rupiah 10
A
25
Rupiah 11
B
24
Rupiah 12
B
20
Rupiah 13
A
20

Dari pendapatan sebesar Rp 13,- akan dibelanjakan Rp 7,- untuk barang A dan Rp 6,- untuk barang B dan ia akan memperoleh kepuasan yang maksimum dengan mengkonsumsi 7A + 6B

Jika ingin mentransfer Rp 1,- dari pembelian barang A ke barang B, maka akan terjadi ia kehilangan MU = 20 dan mendapat tambahan MU hanya = 16. Jelas dengan ini ia akan rugi  = Rp 4,-. Demikian juga bila ia mentransfer Rp 1,-  dari B ke A akan terjadi ia kehilangan MU = 20 dan hanya mendapat tambahan MU = 15. Jadi ia rugi = 5 unit. Jadi pada kombinasi 7A + 6B, serta membelanjakan seluruh pendapatannya yang RP 13,- maka konsumen dikatakan mencapai tingkat keseimbangan/kepuasan yang maksimum.

Jika


MUA             MUB
--------    <     ---------
PA                 PB

Maka : Menambah barang B (Qb ↑ )




Dari tabel di atas, jika Pendapatan Rp 40,- dengan harga Barang A dan Harga Barang B sama yaitu = Rp 4, maka

Produk A
Produk B
Quantity
MU
Quantity
MU
1
50
1
40
2
45
2
36
3
40
3
32
4
35
4
28
5
30
5
24
6
25
6
20
7
20
7
16
8
15
8
12
9
10
9
8
10
5
10
4

Y            =     PA . QA + PB . QB
40          =     40
40          =     (4 x 6) + ( 4 x 4)
40          =     24 + 16
40          =     40
Produk A
Produk B
Quantity
MU
Quantity
MU
1
16
1
15
2
14
2
13
3
11
3
12

4
10
4
8
5
9
5
6
6
8
6
5
7
7
7
4
8
6
8
3
9
5
9
2
10
3
10
1

MUA             MUB
--------    =     ---------
PA                    PB

8                   8
---          =     ---
4                   4




Jika harga barang A turun 50%, maka :
MUA             MUB
--------    =     ---------
PA                    PB
Produk A
Produk B
Quantity
MU
Quantity
MU
1
16
1
15
2
14
2
13
3
11
3
12
4
10
4
8
5
9
5
6
6
8
6
5
7
7
7
4
8
6
8
3
9
5
9
2
10
3
10
1

MUA             MUB
------       =     ------
2                   4
4 MUA      =   2 MUB
MUA         =   ½ MUB

Ada 2 alternatif dari tabel di atas, yaitu Baris Ke 8 dan Ke 3; Serta baris Ke 10 dan 5, Pembuktian yang tepat adalah:
Y       =     PA . QA + PB . QB
40     =     ( 2 x Qa) + (4 x Qb)
40     =     ( 2 x 8) + (4 x 3)
40     =     16 + 12
40     =     28   è Tidak tepat

Y       =     PA . QA + PB . QB
40     =     ( 2 x Qa) + (4 x Qb)
40     =     ( 2 x 10) + (4 x 5)
40     =     16 + 20
40     =     40   è Terbukti

MUA           MUB
------    =     ------
PA               PB

3                 6
----       =     ----   = Terbukti

2                 4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar